Perubahan tidak bisa dihindari. Setiap detik, menit, dan jam pasti kita bertumbuh. Pengalaman membentuk kita secara perlahan. Itulah keniscayaan kita sebagai manusia.

Tidak bisa dipungkiri bahwa aku beberapa tahun yang lalu tentu memiliki cita-cita dan mimpi yang berbeda dengan saat ini. Dulu mungkin aku memiliki keinginan setinggi langit, sebesar alam semesta. Sekarang mimpiku jelas lebih sederhana karena sebagian besar telah dipangkas habis oleh realita.

Aku tidak menyerah. Aku hanya menyesuaikan ekspektasi. Aku ingin bahagia dengan lebih mudah. Sudah habis tenagaku untuk bersusah payah dalam menggapai sesuatu. Aku tahu kemampuanku, aku ikhlas dengan kenyataan bahwa aku tidak mungkin mendapatkan semuanya. Semangatku masih membara, namun dengan cara pandang yang berbeda.

Untuk kamu yang membaca, inilah pesanku. Jangan lupakan mimpimu, namun juga jangan lupakan kenyataan. Jadikan tujuan, jangan jadikan beban. Selalu syukuri prosesnya. Nikmati kebahagiaan kecil yang muncul darinya. Maksimalkan potensimu sebagai manusia namun ingat untuk selalu berpijak di atas realita.

Segara Banyu Bening